Selasa, 30 September 2014

Karangan Cerpen Teman ku
By Sarah Aprilia
 sarahaprilia607@yahoo.com



Mungkin suatu saat, aku akan mengalami kisah yang membahagiakan atau sebaliknya,  justru kisah yang memilukan.  Tapi aku yakin,  takdir akan  terus berjalan seperti waktu yang tak akan memundurkan jarumnya.
“ Rin ... tunggu”
Dengan santai aku menoleh kebelakang “ iyaa.. lama sih lo kei, jadi gue tinggal deh” ledekku
“yee.. bukannya minta maaf malah ngeledek” balasnya sambil berjalan didepanku
Keita, seorang yang egois  tapi bertanggung jawab dengan apa yang diperbuatnya. Sudah sejak lama aku memperhatikannya. Mungkin sejak awal  saat  aku dan dia bertemu di taman kota. Saat itu aku duduk sendiri di bangku taman,  dengan membawa selembar kertas ulangan bertinta merah yang berarti nilai jelek. Saat itu Kei datang dengan membawa setangkai bunga anggrek, sambil tersenyum dan mengajakku bicara. Awalnya aku hanya diam dan mendengarkan semua ocehannnya. Sampai dia berbicara
 “ besok kita ketemu lagi ya, namaku Keita...” dengan senyuman dan lambaian tangan kecilnya
                Sejak saat itu aku selalu menunggunya dibangku taman, dia
Entah rasa kagum semata atau rasa lain yang tak ingin ku rasakan terhadapnya. Tapi aku tak ingin larut dalam rasa yang mengikis kokoh tembok pertahana hati ini. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar